Senin, 19 Februari 2018

Cinta dan Rahasia

Cinta dan Rahasia
Tak ada manusia di muka bumi ini yang tak memiliki Cinta dan Rahasia,
Menjadi suatu hal yang lumrah bagi seseorang yang merasakan jatuh cinta dan tak heran jika seseorang memiliki rahasia, dan rahasia itu sendiri adalah cinta, Seperti kisah cintanya Ali dan Fatimah.
Cinta dalam diam jika memang belum siap untuk menikah, jika siap yah bertindaklah.
Bukan menjadikannya seorang pacar, tapi menjadikan nya partner sejati.
Bukan kata "mau kah kau menjadi pacar ku?" Tapi kata "mau kah kau menikah dengan ku?'' dan langsung menemui orang tuanya.
Memang susah untuk memaknai artinya cinta, lagipula cinta tak perlu definisi, cukup rasakan dan menikmatinya karena cinta ada disetiap relung hati manusia yang diberikan Sang Pencipta.
Tapi... pernahkah denger pepatah "BERANI JATUH CINTA, BERANI PATAH HATI"


Cinta tidak hanya ada ketika seseorang lelaki menyukai perempuan atau sebaliknya, cinta juga ada direlung hati orangtua terhadap anaknya, sesama saudara, kerabat, tetangga, teman, bahkan rasa cinta kepada selain manusia...

pernahkah kamu jatuh cinta?

pernahkah kamu merasakan jatuh cinta?

mereka yang lebih banyak mencintai dialah yang lebih banyak berkorban, yang siap menghapus air matanya ketika ia sedih, siap menjadi cahayanya ketika gelap, siap menjadi kehangatannya ketika dingin, siap menjadi penyejuknya ketika panas, siap menjadi kebahagiaannya ketika sedih,
namun tidak dengan diri dia, pengorbanan dan kesiapan itu bukan hal yang istimewa dimatanya. hingga berujung kepada kekecewaan yang membuat hati mu ciut seperti balon yang kehilangan udara.

pernahkah kamu merasakan hal seperti itu? mencintai makhluk Allah melebihi cinta mu kepada Tuhan semesta alam?

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu secara marfu’:
أَحْبِبْ حَبِيبَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَكَ يَوْمًا مَا، وَأَبْغِضْ بَغِيضَكَ هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَكَ يَوْمًا مَا
“Cintailah kekasihmu sewajarnya, karena bisa jadi suatu saat dia akan menjadi seorang yang engkau benci. Dan bencilah orang yang engkau benci sewajarnya saa karena bisa jadi suatu saat dia akan menjadi kekasihmu” HR Tirmidzi dan dishahihkan oleh syaikh Al Alban

cukup mencintai dan membenci sewajarnya, cukup mencintai karena ketika kamu tersakiti tidak banyak membenci, cukup membenci karena ketika kamu banyak memikirkannya bisa saja kamu mencinta. karena cinta dan benci adalah hal yang nyaris sama.

sama-sama memikirkan dia...











__________________http://www.alamiry.net/2014/03/cintailah-sewajarnya-dan-bencilah.htmlx